Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Mulai Ditetapkan Di Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022/2023

Kemendikbudristek menetapkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran pendidikan Pancasila akan dilakukan dengan proses menyenangkan.

“Implementasi Pendidikan Pancasila melalui Kurikulum Merdeka mengedepankan proses belajar yang menyenangkan dan relevan sehingga anak-anak kita memahami cara mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari,” ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Jumat (3/6/2022).

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 4 SD Halaman 57 58 59 60 61 62 Tematik Subtema 2: Pola Lantai Gerak Tari

Penerapan mata pelajaran Pendidikan Pancasila ini, kata Nadiem, sebagai komitmen Pemerintah untuk mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Mulai tahun ajaran 2022/2023, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka akan diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Prospek Kerja Jurusan Teknik Kimia: Industri Proses Kimia Hingga Pabrik Pengelolaan Proses Kimia

“Selain itu, melalui unit kerja Pusat Penguatan Karakter, kami juga mengkampanyekan enam profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan besar dari pendidikan karakter berbasis Pancasila,” ucap Nadiem.

Enam profil tersebut diambil dari nilai-nilai Pancasila, yang meliputi beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Baca juga :  Apa Perbedaan Kota Metropolitan Dan Megapolitan? Simak Karakteristik Dan Fungsinya

Sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, buku yang disusun oleh BPIP nantinya akan menjadi salah satu rujukan utama Pendidikan Pancasila, bersama dengan buku teks yang disusun oleh Kemendikbudristek.