Kunci Jawaban Prakarya Kelas 7 Semester 2 Halaman 96 Lembar Kerja 2 Mengidentifikasi Tanaman Obat

Berikut ini Kunci Jawaban Prakarya kelas 7 semester 2 halaman 96 pada Lembar Kerja 2 (LK-2).

Kunci jawaban ini untuk buku Prakarya kelas 7 semester 2, kurikulum 2013 edisi revisi 2017.

Kunci jawaban dalam bentuk tabel, siswa mengidentifikasi teknik perbanyakan tanaman obat.

Orang tua atau wali murid dapat menggunakan artikel ini sebagai acuan pembelajaran.

Siswa sebaiknya mengerjakan terlebih dahulu secara mandiri.

Siswa juga boleh bertanya jika terdapat soal yang tidak dimengerti.

Baca juga :  Kunci Jawaban Kelas 4 SD Tema 8 Halaman 126 127 128 129 130 131 Subtema 3 Pembelajaran 1

Berikut kunci jawaban Prakarya kelas 7 semester 2 halaman 96.

Lembar Kerja 2 (LK-2)

Identifikasi Teknik Perbanyakan Tanaman Obat

1. Nama tanaman obat: Kunyit

– Teknik perbanyakan: Vegetatif rimpang

– Langkah kerja: pilih rimpang yang naik, kemudian langsung ditanam.

2. Nama tanaman obat: Sirih

– Teknik perbanyakan: Vegetatid stek.

– Langkah kerja: Mengambil bagian tanaman yaitu batang, kemudian dipotong dan langsung bisa ditanam.

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 SD Buku Tematik Halaman 21 23 24 25 Subtema 1 Pembelajaran 3

3. Nama tumbuhan: Temulawak.

– Teknik perbanyakan: Vegetatif rimpang.

– Langkah kerja: Memilih rimpang temulawak yang besar atau biasa dikatakan ibunya, kemudian ditanam.

4. Nama tumbuhan obat: Patah tulang.

– Teknik perbanyakan: vegetatif stek.

– Langkah kerja: memotong bagian batang, lalu ditanam.

5. Nama tumbuhan: Jeruk nipis.

– Teknik perbanyakan: Generatif biji.

Baca juga :  Kunci Jawaban Prakarya Kelas 9 Bab I Halaman 6: Kerajinan Bahan Keras

– Langkah kerja: memilih biji yang baik, kemudian disemaikan dengan cara yang baik, rendam terlebih dahulu, lalu ditanam dengan tanah yang baik.

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orangtua untuk memandu proses belajar anak.

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

(Tribunnews.com/Tartila Safira)