Hukum Qurban Kambing Untuk Lebih Dari Satu Orang, Sahkah?

Kambing merupakan salah satu hewan yang bisa dijadikan untuk sesembelihan kurban saat Idul Adha.

Selain kambing, hewan lainnya yang bisa dijadikan kurban adalah Unta dan Sapi.

Seperti dikutip dari Buku Panduan Lengkap Ibadah Muslimah karya Syukron Maksum, dijelaskan bahwa hewan kurban hanya boleh dari kalangan Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak tertentu) yakni Unta, Sapi dan Kambing.

Adapun dalilnya yakni dalam QA Al Hajj ayat 34 yang artinya, ‘Dan bagi setiap umat Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rerseki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak (bahiimatul an’aam).

Beberapa ulama bahkan berpendapat, jika berkurban selain dengan hewan tersebut maka tidaklah sah kurbannya.

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 3 SD Halaman 66 67 68 69 70 Buku Tematik Subtema 2 Pembelajaran 2

Seperti dikatakan Syaikh Ibnu Utsaimin, ‘Bahkan jika seandainya ada orang berkurban dengan jenis lain yang lebih mahal daripada jenis ternak tersebut, maka kurbannya tidak sah. Andaikan dia lebih memilih untuk berqurban seekor kuda seharga 10.000 real sedangkan seekor kambing nyak 300 real maka kurbannya dengan kuda itu tidak sah.’

Lantas ketika seseorang hendak berqurban dengan kambing, sapi atau unta, maka sebenarnya qurban itu bisa diperuntukkan untuk qurban berapa orang?

Dilansir laman Bimas Islam Kemenag, Masing-masing dari ketiga jenis hewan tersebut memiliki ketentuan masing-masing yang telah ditetapkan oleh syariat.

Khusus untuk jenis hewan kambing atau domba, para ulama telah sepakat bahwa hewan tersebut hanya boleh dijadikan qurban untuk satu orang saja, tidak boleh lebih.

Baca juga :  Kumpulan Soal PAT/UAS PPKN Tema 6 Kelas 2 Semester 2, Beserta Jawabannya

Karena itu, jika kambing atau domba diperuntukkan untuk qurban lebih dari satu orang, maka hukumnya tidak sah.

Hukum kambing atau domba hanya sah digunakan untuk qurban satu orang ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj.

(Seekor kambing) baik domba maupun kambing kacang itu mencukupi (sah) untuk qurban (satu orang) saja berdasarkan kesepakatan ulama, tidak untuk lebih satu orang.

Dalam kitab Al-Majmu Syarh Al-Muhadzdzab, Imam Al-Nawawi juga menegaskan bahwa satu kambingatau dombahanya untuk qurban satu orang dan tidak cukup digunakan untuk qurban lebih dari satu orang.

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 2 Halaman 178: Contoh Sikap Yang Sesuai Sila Keempat Dan Kelima

Beliau berkata, “seekor kambing cukup dijadikan qurbanuntuk satu orang, dan tidak mencukupi untukdijadikan qurban lebih dari satu orang.”

Sementara itu, untuk unta dan sapi boleh diperuntukkan kurbannya untuk tujuh orang.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berdasar hadis Jabir.

Disebutkan dalam kitab itu yakni, “berkaitan dengan syarat ini pula ialah bahwa kambing hanya cukup digunakan qurban satu orang, sementara masing-masing unta dan sapi cukup digunakan untuk tujuh orang. Ini berdasarkan hadis Jabir, dia berkata; Kami berqurban bersama Rasulullah Saw pada tahun Hudaibiyah dengan unta untuk tujuh orang, dan sapi untuk tujuh orang.”

(Tribunnews.com/Tio)