Cara Agar Siswa Terhindar Dari Tindakan Bullying, Jalin Hubungan Baik Dengan Lingkungan Sekolah

Cara-cara berikut ini akan menghidarkan siswa agar terhindar dari tindakan bullying di sekolah.

Tindakan bullying atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai penindasan rentan terjadi di sekolah.

Sekolah dengan siswa yang banyak memungkinkan kurangnya pengawasan dari guru hingga membuat kasus bullying mudah terjadi.

Dikutip dari laman kemenpppa.go.id, bullying merupakan segala bentuk penindasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat.

Bullying biasanya bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara berulang terus menerus.

Pertengahan bulan Juli 2022 ini, beberapa sekolah sudah memulai tahun ajaran baru.

Di awal tahun ajaran baru, sekolah biasanya mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan itu menjadi awal seorang murid mengenal teman kelasnya, guru, dan pihak-pihak yang berada di lingkungan sekolah.

Baca juga :  Mengenal Jenis-jenis Sulam: Sulam Kepala Peniti, Bayang, Renda Bangku, Dan Pita

Pada awal ajaran baru ini, penting memperhatikan cara untuk menghindarkan seorang anak agar terhindar dari tindakan bullying di sekolah.

Dikutip dari unicef.org, seorang siswa memiliki hak untuk pergi ke sekolah dengan aman.

Orang tua dan guru wajib mengawasi, menciptakan lingkungan yang mendukung meningkatkannya martabat, perkembangan, dan perlindungan siswa.

Hak-hak tersebut secara eksplisit tertulis dalam Konvensi PBB tentang Hak Anak .

Konvensi PBB menyerukan pendidikan yang menghormati martabat anak-anak dan hak mereka aman ketika berada di lingkungan sekolah.

Berikut adalah cara agar anak terhindar dari tindakan bullying di sekolah:

Baca juga :  Cara Memegang Peluru Dalam Tolak Peluru Yang Benar

1. Menjalin hubungan dengan karyawan sekolah

Kenali guru dan orang dewasa lainnya yang berada di lingkungan sekolah untuk membangun kepercayaan dan memulai percakapan akrab.

Beri tahu mereka bahwa Anda ingin bekerjasama dengan mereka agar tercipta budaya anti-bully di lingkungan sekolah.

2. Temukan orang tua yang memiliki tujuan yang sama

Bergabung atau membentuk kelompok orang tua, asosiasi orang tua-guru atau komite keamanan sekolah.

Tindakan itu akan menciptakan ruang dialaog dengan guru dan pimpinan sekolah untuk berbagi informasi dan masalah yang terjadi di lingkungan sekolah.

3. Menjadi relawan di sekolah

Cari cara lain agar dapat membantu menciptakan iklim positif, seperti kegiatan ekstrakurikuler atau acara sekolah.

Baca juga :  CONTOH SOAL PAT/UAS Matematika Tema 5 Kelas 2 Semester 2, Beserta Kunci Jawabannya

Usaha itu akan membuat anak sibuk dengan kegiatan sekolah dan meminimalisir terjadinya tindakan bullying.

4. Membekali siswa dengan pelajaran tentang bahaya tindakan bullying

Kurikulum dan rencana pelajaran adalah cara yang bagus untuk mengajari anak-anak tentang apa itu bullying.

Anak dapat dijelas bagaimana mencegah tindakan bullying lewat pelajaran yang diberikan dari guru.

Siswa juga dapat belajar bagaimana meningkatkan keterampilan emosional, menciptakan lingkungan yang inklusif, dan apa yang harus dilakukan sebagai siswa yang baik.

Beberapa cara tersebut dapat menjadi upaya untuk anak terhindar dari tindakan bullying.

Bekerjasama dengan pihak sekolah akan mendukung upaya untuk menciptakan sekolah yang lebih aman bagi siswa.

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)