Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka 4 Juli 2022, Simak Cara Daftar Dan Syarat Pendaftaran

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II akan dibuka pada 4 Juli 2022.

Beasiswa LPDP menyediakan program beasiswa bagi calon mahasiswa, di antaranya S1, S2, S3, D4, dan Non Degree Ditjen Dikti.

LPDP menyediakan tiga kategori, yaitu umum, afirmasi, dan targeted.

Pendaftaran beasiswa LPDP dilakukan sesuai jadwal dan harus memiliki akun peserta beasiswa LPDP terlebih dahulu.

Berikut ini cara registrasi akun LPDP, dikutip dari buku Panduan Pendaftaran User Manual LPDP.

Cara Registrasi Akun LPDP

Sebelum melakukan pendaftaran program beasiswa LPDP, calon peserta perlu memiliki akun LPDP terlebih dahulu.

1. Akses laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/;

2. Klik untuk daftar pada program Beasiswa S2/S3 LPDP;

3. Kemudian, klik “Buat akun disini” bagi pendaftar yang belum memiliki akun;

4. Selanjutnya akan muncul informasi, kemudian klik OK;

5. Isi form yang telah disediakan dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan saudara;

6. Setelah selesai mengisi formulir pendaftaran, silahkan klik “Buat Akun”.

Satu orang pendaftar tidak boleh memiliki lebih dari 1 (satu) akun, karena adanya verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga NIK hanya dapat digunakan pada satu akun.

Verifikasi Akun

1. Sistem akan memunculkan pesan berhasil dan mengirimkan link verifikasi pada email pendaftar sesuai dengan email yang didaftarkan.

Catatan: Pendaftar dapat mengecek folder Spam jika email verifikasi tidak masuk dalam Inbox.

2. Klik pada tulisan ‘Verifikasi Akun’ yang disertakan di dalam email di atas, maka akun Anda telah terverifikasi.

3. Selanjutnya, Anda dapat masuk ke dalam sistem menggunakan Email dan Password yang telah didaftarkan sebelumnya. Klik Login untuk masuk.

Update Informasi Data Diri dan Keluarga

Baca juga :  Link Pengumuman Hasil SBMPTN 2022: Login Pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id, Lengkap Dengan Mirror Link

1. Setelah login, Anda dapat melihat, mengubah, ataupun melengkapi informasi terkait identitas diri dan identitas keluarga. Pastikan data profil Anda diisi dengan lengkap dan benar.

2. Setelah melengkapi data diri, silahkan klik OK.

Cara Daftar Beasiswa LPDP

1. Pendaftaran dilakukan secara online di laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

Isi semua form dengan informasi yang benar sesuai dengan keadaan Anda saat ini.

Catatan: syarat pendaftaran dapat dilihat di bawah ini.

3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis dibuat/diterbitkan pada tahun 2022 (informasi detail terkait dokumen dapat dilihat pada booklet atau buku panduan masing-masing program).

5. Pada bagian selanjutnya, silahkan pilih apakah Anda sudah atau belum memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan LPDP. Jika Anda memiliki LoA Unconditional, maka dokumen tersebut harus di unggah pada aplikasi pendaftaran.

6. Kemudian, Anda dapat memilih program beasiswa dan program Master/Doktor Dalam/Luar Negeri yang sesuai dengan profil diri Anda.

7. Pilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi

8. Tuliskan tiga perguruan tinggi tujuan dan program studi yang sejenis/serumpun (jika tidak memiliki LoA unconditional).

Jika memiliki LoA unconditional, maka isi informasi Perguruan Tinggi Tujuan dan Program Studi sesuai LoA.

9. Selanjutnya silahkan isikan nama kota yang akan menjadi tempat Anda melakukan seleksi substansi (jika seleksi dilakukan secara offline), klik OK

10. Lalu, isi formulir penilaian diri, riwayat pendidikan dan pekerjaan, pengalaman organisasi, dan informasi lainnya.

Baca juga :  Rekomendasi Lomba 17 Agustusan Yang Menarik, Unik, Dan Lucu Sambut HUT Ke-77 Republik Indonesia

11. Langkah terakhir adalah mengunggah dokumen yang diperlukan.

Syarat pendaftaran Beasiswa LPDP 2022 Tahap II

1. WNI

2. Sudah menyelesaikan studi D4/S1 untuk beasiswa S2, sudah menyelesaikan studi S2 untuk jenjang S3, serta sudah lulus D4/S1 langsung doktor.

3. Dari perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi BAN-PT, perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal universitas.

4. Tidak sedang menempuh pendidikan program magister atau doktoral di perguruan tinggi dalam negeri/luar negeri. WNI yang sudah menyelesaikan S2 tidak boleh mendaftar beasiswa magister.

5. Demikian juga WNI yang sudah menyelesaikan studi S3 tidak boleh mendaftar jenjang doktor.

6. Menyertakan surat rekomendasi dari akademisi untuk yang belum bekerja, sedangkan yang sudah bekerja bisa melampirkan surat rekomendasi dari atasan.

7. Memilih universitas dan prodi sesuai ketentuan LPDP.

8. Beasiswa hanya untuk kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, kelas internasional khusus tujuan dalam negeri, kelas yang diselenggarakan lebih dari satu negara perguruan tinggi, atau kelas lain yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP.

10. Melengkapi profil pendaftaran.

11. Menulis personal statement, tidak ada ketentuan khusus.

12. Menuliskan komitmen untuk kembali ke Indonesia dan rencana kontribusinya di Indonesia setelah menyelesaikan studi.

13. Menuliskan proposal penelitian untuk pendaftar jenjang doktor.

14. Bersedia menandatangani surat pernyataan.

15. Pendaftar jenjang S2 maksimal berusia 35 tahun, sedangkan jenjang S3 maksimal 40 tahun.

16. IPK pendaftar S2 minimal 3,00 dilengkapi transkrip asli atau yang sudah dilegalisir, sedangkan untuk pendaftar S3 minimal 3,25.

Baca juga :  20 SMA Negeri Terbaik Se-Jawa Tengah, SMAN 1 Surakarta Hingga SMAN 1 Sukoharjo

17. Khusus pendaftar program Doktor dari program Magister tanpa IPK, maka wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal.

18. Lulusan luar negeri wajib memberikan hasil konversi IPK yang bisa dikonversi melalui https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan diberikan bersamaan dengan transkrip.

19. Menyertakan bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS, PTE, atau IELTS. Adapun ketentuan pendaftar S2 dalam negeri harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris minimal:

– TOEFL ITP 500 – TOEFL iBT 61 – PTE Academic 50 – atau IELTS 6.0.

Jika hendak mendaftar program Magister (S2) luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris antara lain:

– TOEFL ITP 530 – TOEFL iBT 70 – PTE Academic 50 – atau IELTS 6.0.

Sementara itu, pendaftar program Doktor (S3) luar negeri skor minimal:

– TOEFL iBT 94 – PTE Academic 65 – IELTS 6.0

Sertifikat TOEFL ITP harus dari lembaga resmi penyedia di Indonesia.

20. Memberikan surat keterangan menunda memulai studi dari kampus tujuan untuk pendaftar yang waktu mulai studi dalam LoA Unconditional-nya tidak sesuai ketentuan LPDP.

Jadwal pendaftaran beasiswa LPDP tahap II

– Pendaftaran: 4 Juli – 5 Agustus 2022

– Seleksi administrasi: 8 Agustus – 19 Agustus 2022

– Seleksi bakat skolastik: 29 Agustus – 10 September 2022

– Seleksi substansi: 26 September – 4 November 2022

Perkuliahan paling cepat bulan Januari 2023, sesuai dengan timeline tersebut.

*) Informasi pendaftaran dapat diunduh di sini.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Beasiswa LPDP