10 Tokoh Renaissance: Donatello, William Shakespeare, Leonardo Da Vinci, Galileo Galilei

Renaissance adalah periode kebangkitan budaya, seni, politik dan ekonomi Eropa setelah Abad Pertengahan.

Periode ini terjadi pada abad ke-14 hingga abad ke-17.

Tokoh Renaissance yang terkenal di antaranya William Shakespeare, Leonardo da Vinci, Donatello, dan Galileo Galilei.

Selama Renaissance, ada banyak karya seni canon yang lahir, misalnya Romeo and Juliet, Mona Lisa, teori heliosentris, dan patung David.

Simak 10 tokoh Renaissance di bawah ini, dikutip dari History Hit dan Britannica.

1. Leonardo da Vinci

Leonardo da Vinci (1452-1519) adalah seorang pelukis, ilmuwan, penemu dan polymath yang sangat berbakat.

Da Vinci memiliki bakat luar biasa yang mencakup lukisan, matematika, arsitektur, teknik, botani, patung, dan biologi manusia.

Karya Leonardo Da Vinci yang terkenal di antaranya lukisan ‘The Last Supper’, ‘The Vitruvian Man’ dan ‘Mona Lisa’.

2. Michelangelo

Michelangelo (1475-1564) adalah seorang pematung, pelukis, arsitek, penyair dan insinyur yang usahanya mewujudkan semangat Renaisans.

Karya terbesarnya termasuk Basilika Santo Petrus, lukisan dindingnya di langit-langit Kapel Sistina, dan patung David.

Warisan artistik Michelangelo adalah bagian dari tiga raksasa kebangkitan Florentine, bersama da Vinci dan Raphael.

Karya-karyanya sejak itu memberikan pengaruh yang tak tertandingi pada perkembangan seni.

3. Galileo Galilei

Galileo Galilei (1564-1642) adalah seorang ilmuwan Renaisans paling berpengaruh yang membuka revolusi ilmiah yang kemudian berkembang di Eropa utara.

Baca juga :  Apa Yang Dimaksud Dengan Iklan? Ini Pengertian, Fungsi, Tujuan Dan Ciri-cirinya

Sering disebut ‘bapak astronomi observasional’, Galileo Galilei memelopori teleskop dan menganjurkan model heliosentris dalam tata surya.

Dia membuat penemuan-penemuan kunci dalam sains fundamental murni maupun sains terapan praktis.

4. Nicolaus Copernicus

Nicholaus Copernicus (1473-1543) adalah seorang matematikawan, astronom, dokter, ekonom, diplomat dan sarjana klasik.

Ajarannya yang paling penting adalah bumi berputar mengelilingi matahari.

Pandangan heliosentrisnya tentang tata surya dan alam semesta adalah pencapaian ilmiah paling menonjol dari zaman Renaisans.

Tanpa dia, banyak pekerjaan Galileo Galilei tidak akan mungkin terjadi.

Publikasi Copernicus pada tahun 1543 dari De Revolutionibus Orbium Coelestium (‘On the Revolutions of the Heavenly Spheres’) menyebabkan Revolusi Copernicus, dipandang sebagai titik awal astronomi modern dan Revolusi Ilmiah.

5. Petrarch

Francesco Petrarca (1304-1374) atau Petrarch, adalah seorang humanis paling awal selama Renaissance di Italia.

Ia disebut sebagai bapak humanisme.

Sebagai seorang Katolik yang taat, Petrarch percaya Tuhan telah memberikan manusia potensi intelektual dan kreatif mereka untuk digunakan secara maksimal.

Dia berargumen, tulisan-tulisan klasik menawarkan panduan moral untuk mereformasi kemanusiaan, yang menjadi prinsip utama humanisme Renaisans.

6. Lorenzo de’ Medici

Baca juga :  11 Fakta Tentang Gajah Sebagai Mamalia Darat Terbesar Di Bumi Yang Terancam Punah

Lorenzo de’ Medici (1449-1492) adalah anggota keluarga Medici yang terkaya di Eropa dalam sejarah dan penguasa de facto Florence.

Selama Renaisans, Lorenzo de ‘Medici membantu menghubungkan seniman dengan pelanggan lain.

Seniman yang menikmati patronase Lorenzo termasuk Sandro Botticelli, Leonardo da Vinci, dan Michelangelo Buonarroti.

Selain menjadi negarawan dan pelindung utama seni, ia juga mendorong perkembangan humanisme Renaisans melalui lingkaran dalam para cendekiawan dan filsuf.

7. Raphael

Raphael (1483-1520) dianggap sebagai seniman terbesar yang pernah ada hingga akhir abad ke-19.

Ia terkenal jenius dalam menggambarkan emosi manusia dan kejernihan bentuk.

Raphael menghasilkan karya-karya yang menjadi landasan seni Renaisans.

Karyanya yang paling terkenal adalah Sekolah Athena di Stanza della segnatura (‘Kamar Tanda Tangan’), yang juga dikenal sebagai Ruang Raphael di istana Vatikan.

8. Michel de Montaigne

Michel de Montaigne (1533-1592) adalah seorang humanis paling berpengaruh dari Renaisans Prancis.

Tulisannya berjudul ‘Esai’ menjadi esai bergenre sastra pada 1850.

Karya ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1580, yang berisi penceritaan pribadi dan pengetahuan intelektual dalam format esai khas Montaigne.

Tulisan-tulisan mendalam Montaigne mencakup topik yang sangat modern dan beragam termasuk tindakan manusia, pendidikan anak, dan motivasi.

9. William Shakespeare

Masa Renaissance di Italia didominasi oleh seni visual.

Baca juga :  Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 4 SD Halaman 32 33 35 36 37 38 39: Kabupaten Tabanan

Sementara di Inggris terjadi dalam bidang sastra dan musik.

William Shakespeare (1564-1616) adalah tokoh kunci Renaissance Inggris.

Saat dia bekerja di teater, Renaisans memuncak di Inggris.

Ia adalah penulis drama pertama yang memperkenalkan keterbukaan baru dan humanisme gerakan ke teater.

Drama dan tulisan Shakespeare merupakan salah satu karya sastra paling berpengaruh dalam bahasa Inggris.

Karya Shakespeare yang paling terkenal di antaranya Romeo and Juliet, Macbeth, Othello, dan Hamlet.

10. Donatello

Donatello adalah pematung dari Italia yang aktif di Florence.

Nama lengkapnya yaitu Donato di Niccolò di Betto Bardi (1386-1466).

Dia belajar ukiran batu dari pematung Katedral Florence (1400), dan pada 1404 bergabung dengan bengkel Lorenzo Ghiberti.

Dengan patung marmer St. Mark (1411–13) dan St. George (1415) untuk gereja Or San Michele di Florence, ia merevolusi konsep patung.

Donatello terkenal dengan gaya naturalisme yang membuat patung karyanya lebih emosional.

Patung perunggu David, yang dibuat secara independen dari latar arsitektur apa pun, adalah patung telanjang Renaisans berskala besar pertama yang berdiri sendiri.

Donatello adalah pematung Eropa terbesar abad ke-15, yang mempengaruhi pelukis serta pematung hingga saat ini.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait Renaissance