10 Tips Memilih Jurusan SBMPTN 2022, Mulai Dari Persiapan Diri Hingga Pertimbangan Karier

By | April 13, 2022

Pendaftaran SBMPTN tahun 2022 masih berlangsung hingga 15 April 2022.

UTBK SBMPTN 2022 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2020, 2021, dan 2022 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022), dikutip dari ltmpt.ac.id.

Jalur masuk PTN melalui SBMPTN ini berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain (yang ditetapkan bersama oleh PTN).

Pendaftar diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi pada dua PTN.

Jika kamu ingin mendaftar SBMPTN 2022 dan bingung memilih jurusan, berikut ini merangkum tips memilih prodi SBMPTN, dikutip dari laman Universitas Pasuruan.

Tips Memilih Jurusan SBMPTN

1. Kenali Passion Kamu

Passion secara sederhana dapat diartikan sebagai dorongan dalam diri seseorang untuk mencapai tujuan.

Untuk mengetahui jurusan yang tepat untukmu, kamu dapat memulainya dengan memahami hal-hal yang kamu sukai.

Contohnya, kamu suka mata pelajaran Bahasa Inggris, maka kamu dapat mengambil jurusan Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris.

Setelah mengetahui hal yang disukai, pastikan kamu punya tekad untuk mendalaminya.

2. Gali Potensi Diri

Tidak ada salahnya kamu menggali potensi diri saat ini.

Hal ini bisa diketahui jika kamu mencari tahu tentang kegiatan atau hobi yang sering dilakukan.

Meski aktivitas tersebut memakan waktu lama, kamu tidak pernah bosan.

Sekain itu, walau berat mengerjakannya, kamu bisa menjalani dengan senang hati.

3. Pahami Kepribadianmu

Kepribadian juga berpengaruh dalam pertimbangan untuk memilih jurusan kuliah.

Sebagai contoh, orang yang realistis cenderung bergerak sebagai pelaku yang menyukai pekerjaan dengan alat, benda, mesin, binatang, dll, atau lebih suka praktek daripada terlalu banyak teori.

Sedangkan orang dengan tipe investigatif cenderung cerdas dan mempunyai kemampuan maksimal dalam menulis dan akademik.

Begitu pun orang yang memiliki tingkat kreativitas yang tinggi, yaitu mereka yang pandai berinovasi dan memiliki imajinasi tinggi, lebih cocok mengambil jurusan seni.

4. Cari Tahu Mengenai Profil Jurusan

Setelah kamu mengenali diri sendiri, kamu harus mencari tahu informasi tentang jurusan yang ingin kamu pilih.

Kamu dapat melakukan riset kecil dengan bertanya pada seniormu di sekolah yang sudah kuliah dan berada di jurusan yang kamu incar.

Carilah info tentang pembahasan di mata kuliah jurusan ini dan apa saja yang dipelajari secara garis besar.

Jangan lupa, upayakan jurusan tersebut sudah ada akreditasinya. Mengapa akreditasi penting? Pertama, kamu akan membutuhkannya untuk keperluan administrasi. Kedua, akreditasi menunjukkan kualitas jurusan yang kamu pilih.

5. Minta Pendapat Orang Terdekatmu yang Berpengalaman

Terkadang orang masih ragu meski sudah menemukan potensi, punya passion, dan pilihan jurusan.

Solusi lainnya adalah mengonsultasikan pilihan jurusan dengan orang terdekat, yaitu orang tua.

Jika orang tua dirasa kurang mampu memberi jawaban, maka kamu dapat meminta pendapat pada orang yang berpengalaman atau yang sudah lulus dari kuliah.

6. Ketahui Potensi Pekerjaan setelah Lulus dari Jurusan Incaranmu

Berpikir realistis tidak hanya dibutuhkan dalam memilih jurusan, namun juga mempertimbangkan potensi pekerjaan dari jurusan tersebut.

Minimal, kamu tahu tentang peluang kerjanya seperti apa.

Hal ini dapat dijadikan gambaran karier yang mungkin akan kamu tempuh setelah lulus.

7. Sesuaikan dengan Cita-Citamu

Kamu juga dapat memilih jurusan dengan mempertimbangkan cita-citamu.

Belajar di perguruan tinggi dapat menjadi salah satu jalan meraih cita-cita sesuai yang kamu inginkan.

Contohnya, jika kamu ingin menjadi seorang dokter, maka kamu mengambil jurusan kedokteran.

8. Biaya Kuliah di Jurusan yang Kamu Pilih

Pertimbangan yang tak kalah pentingnya adalah biaya perkuliahan.

Jika kamu adalah mahasiswa reguler, maka kamu harus memikirkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menempuh jurusan tertentu.

Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap langkahmu selama perkuliahan.

Jika kamu mampu menjalani pendidikan sesuai jurusan pilihanmu dengan biaya tertentu, maka kamu tidak perlu ragu.

Namun, jika biaya dari jurusan pilihan terlalu mahal, mungkin kamu dapat merencanakan untuk mencari beasiswa atau memilih kampus lain yang memiliki biaya lebih murah untuk jurusan yang sama.

9. Komitmen dan Motivasi

Setelah kamu mempertimbangkan banyak hal, kamu perlu bertanya pada diri sendiri dengan sungguh-sungguh.

Coba bertanya sekali lagi ke hatimu dan pastikan ketertarikanmu di jurusan tersebut kuat.

Selain itu, kamu juga harus mempersiapkan mental menghadapi segala risiko yang mungkin akan kamu hadapi selama perkuliahan yang terkait dengan tuntutan jurusanmu.

Setidaknya, kamu harus memiliki motivasi yang kuat mengapa jurusan itu penting untuk hidupmu di masa depan.

10. Percaya Diri dan Yakin saat Memilih Jurusan

Pada tips terakhir ini, kamu sudah mempunyai komitmen untuk maju dengan jurusan yang kamu pilih.

Pastikan semua keputusan pemilihan jurusan kuliah adalah sesuai dengan kata hatimu.

Jangan pernah memilih jurusan karena ikut-ikutan teman, karena tidak semua orang berada pada kondisi yang sama, begitu pun kamu yang berbeda dengan temanmu.

Untuk mengatasi hal ini, kamu harus yakin dan percaya diri dengan jurusan yang kamu pilih.

Perlu kamu ingat, tidak ada jurusan jelek ataupun bagus.

Semua jurusan sama, karena hal ini tergantung cara kamu menjalani kuliah.

(/Yunita Rahmayanti)

Artikel lain terkait SBMPTN